BANYUMAS - Pj Bupati Banyumas Iwanuddin Iskandar memastikan stok kebutuhan bahan pokok menjelang natal dan tahun baru (Nataru) aman dan terkendali meskipun terdapat beberapa kenaikan harga untuk beberapa komoditas di Pasar Kabupaten Banyumas Jawa tengah.
"Kondisi sekarang di Banyumas telah terjadi kenaikan terutama pada sektor yang berkaitan dengan musim, seperti bawang merah dan cabai mengalami kenaikan 10 hingga 15 ribu selama 3 hari terakhir," ujar Iwan pasca pemantauan bahan pokok pada Senin (23/12/14) di Pasar Manis Purwokerto
Iwan mengatakan kenaikan harga pada beberapa komoditas terjadi karena faktor cuaca, sementara untuk komoditas yang berasal dari pabrikan cenderung stabil
"Telur dan ayam ada kenaikan seribu hingga dua ribu, sementara minyak goreng, gula dan beras stabil," ucapnya
Terkait ketersediaan bahan pokok di pasaran pihaknya memastikan pasokan dan distribusi bahan pokok tetap lancar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Salah satu pedagang Pasar Manis menuturkan, adanya kenaikan pada komoditas tertentu memang wajar terjadi karena faktor cuaca, khususnya musim penghujan
"Wajar terjadi, apalagi di bulan-bulan Desember. Selain memang karena menjelang Nataru. Cuaca juga mempengaruhi," ucapnya
Ketua DPRD Banyumas, Subagyo menuturkan pemantauan dilakukan untuk memastikan masyarakat Banyumas merasa aman menjelang perayaan Nataru karena stok kebutuhan pangan masih terjangkau dan ketersediaan LPG juga terbilang aman
"Manakala jika terjadi kekurangan pada stok LPG maka akan dilakukan restoking dengan cepat," ujarnya memastikan saat ditemui usai memantau gas LPG pada agen gas LPG Bancarkembar
Pemantauan harga ini merupakan program rutin yang dilakukan Pemkab Banyumas, bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pokok bagi masyarakat.(Ni Pembayun)
Sumber: Humas Pemkab Banyumas